Senin, 29 Juli 2019

Kecamatan Wonosari


Profil Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang
IbukotaWonosari
Alamat KantorJl. Raya Gunung Kawi 10 Wonosari Telp. 0341-370041
CamatHariyono, S.Sos
Letak112°27’91″ – 112°31’03″ BT dan 8°01’62″ – 8°06’64″ LS
Batas WilayahUtara: Kecamatan Ngajum & Wagir
Timur: Kecamatan Ngajum
Selatan: Kecamatan Kromengan
Barat: Kabupaten Blitar
Luas Wilayah48,53 km² (1,30 % luas Kabupaten Malang)
TopografiPerbukitan dan dataran tinggi
Pemerintahan8 desa, 29 dusun, 75 RW dan 306 RT
Penduduk43.665 jiwa
Komposisi penduduk21.671 (49,63%) laki-laki dan 21.994 (50,37%) perempuan
Kepadatan932 jiwa/km²
AgamaIslam: 41.907, Kristen: 1.299, Katolik: 342, Budha: 101, Hindu: 16
Tempat Ibadah41 masjid, 121 langgar, 7 gereja Kristen, 2 vihara, 1 klenteng, 1 gereja Katolik
Bidang usaha per Rumah tanggaPertanian: 20.738, perdagangan: 2.488, karyawan: 1.281, jasa-jasa: 448, penggalian: 6
Sarana Kesehatan3 puskesmas/pustu, 7 polindes, 62 posyandu, 1 praktek dokter, 7 praktek bidan, 5 toko obat
Sarana Pendidikan27 TK, 33 SD, 6 SMP, 1 MA
WisataPesarean Eyang Jugo, Sumber Manggis, Sumber Urip
Sumber : http://ngalam.id/read/4675/kecamatan-wonosari/ 

Sekilas Tentang KWT Ngudi Rahayu





Kelompok Wanita Tani (KWT) “Ngudi Rahayu” Desa Kebobang Gunung Kawi Kabupaten Malang


Gunung Kawi berada di sebelah selatan Kabupaten Malang Hasil perkebunan dan tanaman menjalar seperti ubi kayu , tanaman rimpang seperti jahe , kunyit banyak terdapat di desa kebobang terutama kopi, cengkeh, palawija, ubi jalar, Dusun ini banyak memiliki hasil perkebunan seperti kopi dan cengkeh, tanaman palawija seperti ubi jalar dan ubi kayu serta tanaman hemaprodite /rimpang seperti jahe, kunyit dan sebagainya.  Desa Kebobang  termasuk dalam wilayah Wonosari juga memiliki Potensi alam tanah yang subur karena berada di lereng gunung Kawi (Balitbang, 2015)


            Dukuh Lopawon Desa Wonosari Kecamatan Wonosari terletak di Kabupaten Malang memiliki luas 4500 Ha, dengan jumlah penduduk sebesar 700.000 jiwa merupakan bagian dari Kabupaten Malang dengan jarak ± 30 Km dari Kota Malang, dengan temperatur udara rata-rata 10-300C dan berada pada ketinggian 500-2000 m dpl. Kecamatan Wonosari berada pada -8.006770° Lintang Utara, -8.040742° Lintang Selatan, 112.494278° Bujur Timur, dan 112.463581° Bujur barat. Komoditi unggulan di kecamatan Wonosari ini antara lain, kopi, kripik singkong, kripik pisang, kripik ubi.  Berdasarkan topografi, keadaan atau kondisi tanah di Kecamatan Wonosari sangatlah subur sehingga sangat cocok untuk pertanian maupun perkebunan, dari sektor perkebunan dihasilkan cengkeh dan kopi, dari sektor pertanian dihasilkan palawija ( Jagung, Ubi kayu, Ubi jalar ), pisang serta tanaman rimpang (hemaprodite).Kecamatan Wonosari merupakan pemekaran dari Desa Kebobang Kecamatan Ngajum sehingga  pada tahun 1986 menjadi Desa Wonosari.


Terdiri dari 4 dusun yaitu kebobang, Tumpang rejo, Bumirejo,Lopawon. Terdiri dari 15 RW 52 RT jumlah penduduk 9058. Laki laki 4096 perempuan 4962 jumlah kk 2742. Dengan Luas wilayah 1078. Keadaan sosial ekonomi, 80 % penduduk di Desa Kebobang bermata pencaharian sebagai petani atau perkebunan.(BPS,2014 Terdiri dari 4 dusun yaitu kebobang, Tumpang rejo, Bumirejo,Lopawon. Terdiri dari 15 RW 52 RT jumlah penduduk 9058. Laki laki 4096 perempuan 4962 jumlah kk 2742. Dengan Luas wilayah 1078. Keadaan sosial ekonomi, 80 % penduduk di Desa Kebobang bermata pencaharian sebagai petani atau perkebunan.(BPS,2014)

“Ngudi Rahayu” merupakan kelompok Wanita Tani di dukuh Lopawon yang didirikan oleh Ibu Partini Pada tanggal 4 Oktober 2016. Ibu Sukarmi sebagi Ketua I dan Ketua II Ibu Winarni. Semula hanya 14 anggota namun saat ini sudah berkembang .menjadi 27 anggota. Keanggotaan di Kelompok Wanita Tani ini, memiliki beberapa hasil produk pertanian . Seperti kripik pisang, kripik bakso, kripik telo, jamu jahe dan kopi. Namun tidak seluruh anggota memiliki kegiatan usaha tersebut. Hanya beberapa angggota yang aktif saja.Tidak semua anggota memiliki motivasi dalam berwirausaha. Hasil kopi yang ada dise kitar desa, hanya 4 anggota saja yang mengolah. Yaitu Ibu Sukarmi, Ibu fariani, Ibu Misiyan dan Ibu Sumarni. Angggota yang lain belum memiliki usaha untuk peningkatan ekonomi keluarga. Kopi jenis robusta (caffea canephora) . Jenis ini bisa tumbuh di dataran rendah namun lokasi yang paling baik adalah  400-800 dpl.  Suhu optimal yan gdibutuhkan oleh koi robusta adalah  30-40 C  .


di Desa ini memiliki kualitas yang baik dan sangat memenuhi selera pasar. Untuk itu, program pengabdian dari Tim PKM akan sangat membantu anggota KWT Ngudi rahayu dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan memiliki kegiatan usaha sesuai dengan produk /hasil pangan yang ada di sekitar desa.